Senin, 22 September 2014

Menikmati Petualangan Menakjubkan di Mars
 
 
Pengunjung di Mars Desert Research Station. (Wikimedia)
follow : @sintiajuliant
 
Siapa bilang menikmati kehidupan di planet lain berarti harus berkunjung ke planet tersebut? Ada beberapa tempat di Bumi yang kondisinya serupa dengan planet lain yang bisa menjadi simulasi pengalaman unik tersebut. 
Salah satunya adalah Mars Desert Research Station (MDRS) yang berlokasi di sebuah gurun di Utah, Amerika Serikat. Seperti namanya, MDRS menawarkan pengalaman hidup di Planet Mars, tanpa harus pergi jauh ke luar Bumi. 
Kawasan simulasi unik ini diciptakan oleh Mars Society, organisasi yang menaungi sekelompok ilmuwan serta para pencinta Planet Mars. Mereka merekonstruksi sebuah pusat penelitian luar angkasa, di mana wisatawan dapat berkunjung dan merasakan pengalaman menakjubkan hidup di planet yang paling dekat dengan Bumi tersebut. 
Seperti halnya astronot yang melakukan penelitian di luar angkasa, para wisatawan harus menggunakan baju khusus, makan makanan khusus, dan juga melakukan "penelitian". Mereka pun hanya diperbolehkan mandi selama satu kali dalam tiga hari. 
Hebatnya, lingkungan di sekitar MDRS memang mirip dengan permukaan Planet Mars yang kerap diperlihatkan di televisi ataupun di tayangan-tayangan dokumenter tentang planet merah tersebut. Iklimnya pun serupa, panas, berangin, diliputi pasir, dan bebatuan berwarna merah. 
Setiap kali wisatawan akan keluar dari MDRS, layaknya astronot, mereka harus masuk ke ruang penetral udara dan tekanan, dalam seragam luar angkasa. Persis seperti adegan di film-film fiksi ilmiah. 
Adapun, wisatawan yang ingin berkunjung ke "Mars" haruslah menunggu giliran. Sebab, MDRS hanya menerima enam orang wisatawan setiap kali kunjungan. Mereka akan berperan sebagai "tim peneliti" yang terdiri atas empat orang pria dan dua orang wanita. 
Keenam orang tersebut akan tinggal bersama dalam sebuah pusat penelitian luar angkasa, yang sebenarnya berlokasi di gurun, 40 mil dari kota Hanksville, di perbatasan Utah. 
Mereka akan tidur dalam sebuah tempat tidur kapsul. Kontak mereka dengan dunia luar pun akan dibatasi, guna menciptakan pengalaman tinggal di planet lain yang benar-benar nyata. 
"Kami berusaha menciptakan pengalaman ini senyata mungkin. Wisatawan akan merasa tinggal di pusat penelitian luar angkasa di Mars dan komunikasi mereka pun dibatasi," tutur Lara Vimercati, Komandan "Misi Mars" yang juga sekaligus peneliti Biologi di NASA. 
"Di satu sisi, ini pengalaman yang menyenangkan. Anda serasa benar-benar berada di planet lain. Siapa yang tidak ingin mengalaminya? Ini seperti mimpi di masa kecil yang menjadi nyata," papar Lara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar