Menikmati Petualangan Menakjubkan di Mars
Pengunjung di Mars Desert Research Station. (Wikimedia)
follow : @sintiajuliant
Siapa bilang menikmati kehidupan di planet lain berarti harus
berkunjung ke planet tersebut? Ada beberapa tempat di Bumi yang
kondisinya serupa dengan planet lain yang bisa menjadi simulasi
pengalaman unik tersebut.
Salah satunya
adalah Mars Desert Research Station (MDRS) yang berlokasi di sebuah
gurun di Utah, Amerika Serikat. Seperti namanya, MDRS menawarkan
pengalaman hidup di Planet Mars, tanpa harus pergi jauh ke luar Bumi.
Kawasan
simulasi unik ini diciptakan oleh Mars Society, organisasi yang menaungi
sekelompok ilmuwan serta para pencinta Planet Mars. Mereka
merekonstruksi sebuah pusat penelitian luar angkasa, di mana wisatawan
dapat berkunjung dan merasakan pengalaman menakjubkan hidup di planet
yang paling dekat dengan Bumi tersebut.
Seperti halnya
astronot yang melakukan penelitian di luar angkasa, para wisatawan
harus menggunakan baju khusus, makan makanan khusus, dan juga melakukan
"penelitian". Mereka pun hanya diperbolehkan mandi selama satu kali
dalam tiga hari.
Hebatnya,
lingkungan di sekitar MDRS memang mirip dengan permukaan Planet Mars
yang kerap diperlihatkan di televisi ataupun di tayangan-tayangan
dokumenter tentang planet merah tersebut. Iklimnya pun serupa, panas,
berangin, diliputi pasir, dan bebatuan berwarna merah.
Setiap kali
wisatawan akan keluar dari MDRS, layaknya astronot, mereka harus masuk
ke ruang penetral udara dan tekanan, dalam seragam luar angkasa. Persis
seperti adegan di film-film fiksi ilmiah.
Adapun,
wisatawan yang ingin berkunjung ke "Mars" haruslah menunggu giliran.
Sebab, MDRS hanya menerima enam orang wisatawan setiap kali kunjungan.
Mereka akan berperan sebagai "tim peneliti" yang terdiri atas empat
orang pria dan dua orang wanita.
Keenam orang
tersebut akan tinggal bersama dalam sebuah pusat penelitian luar
angkasa, yang sebenarnya berlokasi di gurun, 40 mil dari kota
Hanksville, di perbatasan Utah.
Mereka akan
tidur dalam sebuah tempat tidur kapsul. Kontak mereka dengan dunia luar
pun akan dibatasi, guna menciptakan pengalaman tinggal di planet lain
yang benar-benar nyata.
"Kami berusaha
menciptakan pengalaman ini senyata mungkin. Wisatawan akan merasa
tinggal di pusat penelitian luar angkasa di Mars dan komunikasi mereka
pun dibatasi," tutur Lara Vimercati, Komandan "Misi Mars" yang juga sekaligus peneliti Biologi di NASA.
"Di satu sisi,
ini pengalaman yang menyenangkan. Anda serasa benar-benar berada di
planet lain. Siapa yang tidak ingin mengalaminya? Ini seperti mimpi di
masa kecil yang menjadi nyata," papar Lara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar